KUTAI TIMUR – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, Sumarno, menegaskan bahwa proses perizinan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) tidaklah rumit. Ia juga meluruskan persepsi yang berkembang di masyarakat bahwa setiap pelaku usaha pangan rumahan wajib memiliki dapur produksi yang terpisah dari dapur utama di rumah.
Penegasan itu disampaikannya dalam kegiatan di depan Auditorium Polres Kutim, pada Senin (4/8/2025). Menurut Sumarno, kewajiban memiliki dapur produksi tersendiri hanya berlaku bagi usaha skala besar atau yang memiliki risiko tinggi terhadap kesehatan dan keselamatan.
“Kalau usahanya masih kecil, tidak perlu harus terpisah dari dapur rumah. Tapi tetap harus memenuhi syarat kebersihan, kesehatan lingkungan, dan standar lainnya. Kami akan cek dulu, kalau sesuai, kami berikan rekomendasi ke PTSP,” jelasnya.
Ia menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan melalui tim kesehatan lingkungan (kesling) dari puskesmas secara rutin melakukan pemeriksaan ke berbagai tempat umum, termasuk warung makan dan kantin sekolah. Pemeriksaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengawasan terhadap usaha makanan rumahan.
“Di puskesmas itu tiap bulan ada tim kesling yang turun memeriksa. Itu termasuk juga usaha makanan. Jadi kita tetap awasi, dan dari situ kita bisa lihat apakah layak direkomendasikan atau tidak,” tambahnya.
Sumarno menyebut, untuk usaha yang berskala besar seperti produksi tahu, tempe, atau minuman dalam kemasan, syarat perizinannya memang lebih ketat dan idealnya memiliki dapur khusus.
“Kalau dia produksi besar, dengan karyawan sampai belasan orang, itu memang idealnya dapur produksi terpisah. Kalau tetap pakai dapur rumah, bisa berisiko,” ucapnya.
Sumarno juga menegaskan bahwa Dinas Kesehatan Kutai Timur tidak pernah berniat mempersulit proses perizinan. Sebaliknya, pihaknya selalu berupaya memberikan pendampingan dan solusi teknis kepada pelaku usaha.
“Kami tidak pernah mempersulit. Justru kami beri solusi dan saran teknis, misalnya terkait kualitas air. Kita arahkan agar dicek secara rutin, termasuk kandungan pH-nya,” tutupnya. (*)



Tinggalkan Balasan